Agil mahasiswa Poltekesos Bandung terpilih menjadi Ajudan Gubernur Jabar (Poltekesos/Agil)

Bandung, Journal367 — Agil Adieb Pritanto, mahasiswa Program Studi Pekerjaan Sosial Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung angkatan 2017 terpilih menjadi Ajudan Gubernur Jawa Barat tahun 2020. Mahasiswa asal Malang tersebut merupakan salah satu dari 42 Ajudan Gubernur terpilih, dengan peserta seleksi sebanyak 4.039 orang dari seluruh Indonesia. Pemilihan ajudan ini diselenggarakan dalam tajuk Jabar Future Leaders (JFL), sebuah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dispora Jawa Barat dengan tujuan melatih kepemimpinan pemuda-pemudi seluruh Indonesia. Program JFL ini telah diselenggarakan sejak tahun 2019 dengan jumlah ajudan terpilih sebanyak 30 orang.
.
Dengan kepercayaan diri dan tekad yang kuat, Agil berhasil melewati seluruh rangkaian seleksi setelah sebelumnya pernah gagal pada JFL angkatan pertama di tahun 2019. Beberapa tahapan seleksi dalam JFL meliputi penulisan esai, membuat vlog, psikotes, dan wawancara. Agil mengungkapkan bahwa dirinya cukup mengalami kendala dalam pembuatan vlog, walaupun demikian hal tersebut tidak mengurungkan niat dan kegigihannya hingga tahapan seleksi selesai dilaluinya. Mahasiswa yang kini menjadi Wakil Kepala Biro Administrasi Resimen Mahasiswa Poltekesos Bandung ini menjelaskan bahwa motivasi dirinya mengikuti JFL adalah karena orang tua. Selain itu kesesuaian passion, ilmu, pengalaman dan organisasi yang dirasa sejalan dengan JFL pun mendorong dirinya untuk mendaftarkan diri sebagai calon Ajudan Gubernur.
.
“Saya jauh-jauh kuliah dari Malang ke Bandung, kalau kuliah hanya pulang pergi buat apa, mending saya kuliah di Malang saja. Saya juga suka membaca quotes dari Kang Emil dan ingin melihat bagaimana cara kepemimpinan beliau secara langsung,” jelas Agil.
.
Setelah proses seleksi dan pengumuman akhir, Agil akan bertugas selama seminggu menjadi Ajudan Ridwan Kamil dengan kegiatan terdekatnya adalah mengikuti Bootcamp.
.
.
.”Usaha tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa usaha pun sama aja tidak bisa. Jadi doa dan usaha itu harus seimbang,” tambah Agil yang mengimplementasikan kalimat itu sebagai penyulut semangatnya untuk menjadi seorang Ajudan Gubernur.
.
Agil berpesan agar teman-teman mahasiswa Poltekesos rajin mencari berbagai kesempatan dengan baik. Selain itu, besar harapannya agar di tahun berikutnya banyak mahasiswa Poltekesos Bandung yang mengikuti JFL dan berkesempatan menjadi Ajudan Gubernur Jawa Barat. . . .
Reporter : Roro dan Vira
Editor: Destalia