Ilustri peringatan earth hour (Layouter/Reza)

Bandung, Journal367 — Hari ini (28/3) media sosial dipenuhi dengan postingan Earth Hour. Pasalnya, Indonesia bersama lebih dari 180 negara di tengah wabah virus Covid-19 sedang melaksanakan peringatan Earth Hour dengan mengadakan ragam kegiatan virtual dalam jaringan atau daring bertajuk “Earth Hour di Rumah”. Tentu hal ini berbeda dari tahun sebelumnya yang pelaksanaannya berkumpul pada suatu tempat untuk melakukan pemadaman. ⁣

Tahun ini, sebelum mengadakan switch-off atau mematikan listrik selama satu jam dari pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat, Earth Hour Indonesia mengadakan kegiatan virtual yang dapat diikuti masyarakat Indonesia secara daring melalui Instagram @EHIndonesia. Kegiatan ini pun berlangsung di lebih dari 30 kota yang tergabung dalam komunitas Earth Hour Indonesia. Masing-masing kota tersebut pun juga mempunyai kegiatan pada media sosialnya yang dapat diikuti oleh masyarakat dalam memperingati Earth Hour 2020 ini.⁣

Mengambil tema Raise Your Voice For Nature yang diluncurkan Earth Hour Global, Earth Hour Indonesia ingin membangun kesadaran publik supaya terhubung kembali dengan Bumi sebagai tempat tinggal bersama dengan makhluk hidup lainnya. Selaras dengan tema tersebut, Earth Hour tahun ini memfasilitasi masyarakat untuk menyuarakan harapan dan komitmennya melalui pengumpulan suara daring di https://www.wwf.id/voice-planet berjudul “Voice for the Planet”.⁣

Sebelumnya, Earth Hour adalah kampanye global yang diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) sejak tahun 2007 di Sydney, Australia. Tahun 2009, Earth Hour dimulai di Indonesia dengan kegiatan utama mengajak peran serta masyarakat untuk mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai selama satu jam setiap tahunnya pada tanggal 28 Maret. Hingga kini, Earth Hour secara global bukan lagi hanya aksi satu jam memadamkan lampu, tapi juga sudah berhasil mengadvokasi kebijakan terkait mitigasi perubahan iklim di berbagai negara di dunia.⁣


Repoter: Vini⁣
Editor: Dewi⁣