Mahasiswa angkatan 2017 saat praktikum I (Instagram/praktikum.kb.pisang)

Poltekesos, Journal367 — Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung telah memutuskan bahwa pelaksanaan bimbingan praktikum  dan ujian praktikum akan dilaksanakan secara daring. Hal tersebut disampaikan secara resmi melalui surat edaran yang berdasarkan pada Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk tahun ajaran di masa pandemi COVID-19.

Mahasiswa yang akan melaksanakan praktikum II nantinya ditugaskan untuk mencari Lembaga Layanan atau Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di daerahnya masing-masing. Kemudian, mahasiswa menginformasikan ke sekretariat bahwa akan dilaksanakan penjajakan secara virtual dan meminta izin untuk dibuatkan surat bahwa akan dilakukan praktikum. Pelaksanaan praktikum akan tetap dilakukan secara berkelompok, akan tetapi menurut kelompok setting. Hal ini jelas berbeda dengan pelaksanaan praktikum sebelumnya yang dilakukan secara sesuai dengan lokasi.

“Misal mengambil kajian anak, maka dalam satu kelompok kajian anak tersebut bisa mengambil lembaga layanan yang berhubungan dengan anak sesuai dengan lokasi di daerah tempat tinggal mahasiswa. Supervisinya juga akan dilakukan oleh bapak dan ibu dosen yang ada pada kajian tersebut. Karena dilakukan secara virtual, jadi tidak ada juru visi yang datang ke lokasi,” jelas Bapak Aep Rusmana selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) Pekerjaan Sosial.

Sampai berita ini dikeluarkan, belum ada keputusan yang jelas terkait pelaksanaan praktikum II. Informasi resmi akan segera diberitahukan oleh pihak lembaga dan menunggu tanda tangan dari Bapak Direktur dalam surat keputusan.

Reporter  : Annisya
Editor     : Nova Widia