Ilustrasi. (Journal367, Reza)

Sumber : Wattpad (Dengan
pengubahan seperlunya)

Sebuah cerita horror diambil dari
Creepypasta singkat di Jepang. Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis
yang sedang menaiki kereta pada suatu malam. Ia sungguh terganggu dengan wanita
tua yang duduk di depannya yang menatapnya dengan tajam. Ia berusaha
mengalihkan perhatiannya tetapi wanita itu masih tetap terus menatapnya. Apa
yang terjadi? Baca hingga akhir dan kamu akan tahu.

*****

Seorang gadis sedang duduk di
kereta pada suatu malam. Dia melihat ada seorang wanita tua duduk di depannya
sambil menatapnya tajam. Ada dua orang pria dewasa duduk di antara wanita tua
itu. Sang gadis mencoba mengalihkan pandangannya, tetapi wanita tua itu tidak
memutuskan kontak mata dengannya. Tatapannya membuat panik gadis tersebut.

Di pemberhentian berikutnya,
seorang penumpang naik. Ia adalah seorang pria tinggi besar dengan mengenakan
jas abu-abu. Pria itu kemudian duduk di samping gadis tersebut.

Wanita tua itu masih tetap menatap
ke arah gadis itu, ia bahkan tak mau melirik sedikit pun terhadap pria berjas
abu-abu di sebelahnya. Sang gadis mulai gelisah dan ketakutan karena wanita tua
itu terus menatapnya. Dua orang di samping wanita tua itu bahkan tidak melirik
sedikit pun ke arah sang gadis. Ia berusaha untuk tidak melihatnya.

Ketika kereta berhenti di sebuah
stasiun berikutnya, pria dengan jas abu-abu itu bangun untuk turun. Tiba-tiba,
ia meraih tangan gadis itu dengan erat dan menyeretnya keluar dari kereta. Gadis
itu bahkan belum sempat melakukan perlawanan kepadanya.

Gadis itu memberontak dan mencoba
menarik lengannya dari cengkraman pria tersebut. Tetapi pria itu tetap
membawanya keluar dari kereta. Pintu kereta pun menutup dan kereta kembali
melaju meninggalkan gadis itu bersama pria berjas abu-abu. Gadis itu berteriak
minta tolong.

“Tenang”, Pria itu menenangkan
sang gadis.

“Aku baru saja menyelamatkan
hidupmu. Aku tidak bermaksud untuk membuatmu takut. Tetapi aku harus
mengeluarkanmu dari kereta itu. Wanita tua yang duduk di depanmu itu sudah
mati. Aku melihat sebuah bekas jeratan tali di lehernya. Mungkin kau tak
melihatnya.” Pria itu melepaskan cengkramannya dari lengan sang gadis.

“Dan aku pikir dua pria di
sampingnya itu sebenarnya sedang menopang tubuhnya.” seorang penumpang baru naik. Ia adalah lelaki tinggi besar
dengan mengenakan jas abu-abu. Laki-laki