Wisuda Poltekesos 2020 secara daring dan luring. (Journal367)

Poltekesos, Journal367 – Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung telah melaksanakan Wisuda tahun 2020 secara luring dan daring yang diikuti oleh 385 mahasiswa dari program sarjana terapan dan 12 mahasiswa magister terapan di Auditorium Poltekesos Bandung pada Selasa, 27 Oktober 2020. Sebanyak 19 mahasiswa mengikuti wisuda secara luring dan 378 mahasiswa mengikuti wisuda secara daring.

Mahasiswa yang mengikuti wisuda secara luring merupakan mahasiswa terbaik dan berprestasi yaitu berasal dari 10 mahasiswa terbaik yang merupakan satu mahasiswa Magister Terapan dan 9 mahasiswa Sarjana Terapan. Selain itu, diikuti pula oleh sembilan mahasiswa terbaik dari tiga daerah di Indonesia yaitu daerah Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur.

Bapak Epi Supiadi, M.Si selaku ketua panitia menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda luring secara keseluruhan melibatkan sebanyak 58 orang yang berada di Auditorium Poltekesos yang berasal dari 19 mahasiswa, 2 orang tua dari mahasiswa terbaik, 8 orang dari jajaran anggota senat, 4 orang tamu undangan, dan 25 orang dari seluruh tim panitia dan kru.

Pihak kampus telah menetapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum masuk ruangan, melewati bilik steril, memakai masker dan tetap jaga jarak, selain itu penetapan protokol VDJ (ventilasi, durasi, dan jarak) juga diterapkan sebagai bentuk upaya penanganan penyebaran virus Covid-19. Seluruh tamu yang datang juga telah melakukan rapid test dengan hasil non reaktif.

Seluruh peserta wisuda memindahkan tali toga mereka sendiri-sendiri baik yang mengikuti secara daring dan luring. Bagi mahasiswa yang melaksanakan wisuda secara daring, mereka mengikuti rangkaian acara wisuda dari layar laptop dan menunggu giliran sampai nama mereka disebutkan dan dilakukan foto virtual bersama.
“Walaupun wisuda pertama yang dilakukan secara daring dan luring, saya mau ini menjadi peristiwa terbaik, dan tetap terbaik,” ujar Bapak Epi Supiadi, M.Si selaku ketua panitia pelaksanaan wisuda tahun 2020.

Selain itu, ungkapan juga disampaikan oleh Akung Wahyu sebagai mahasiswa Lulusan terbaik dari jurusan Sarjana Terapan yang merasa senang karena usaha keras dari proses selama empat tahun dapat terwujud dan tercapai. “Mahasiswa terbaik itu bukan sebuah kebetulan, tetapi mahasiswa terbaik itu proses dari sebuah tujuan yang tidak mudah, harus menjadikannya sebagai set goals dan harus berusaha dengan baik dan benar. Sebuah kesuksesan yang diharapkan itu jangan mengandalkan keuntungan, tetapi memang harus diusahakan,” ungkap Akung membagikan tips menjadi mahasiswa terbaik.

Selain itu, Akung juga berharap Poltekesos bisa jauh lebih baik dan lebih meningkat dalam segala hal. Ia juga berharap supaya pemilihan mahasiwa terbaik bisa lebih transparan supaya mahasiswa bisa lebih kompetitif dalam bersaing. “Apapun yang kalian lakukan dengan dimulai dari cinta akan terasa enak ketika menjalaninya, makanya cintai dulu kampusnya, bangga dulu dengan kampusnya apapun yang terjadi, karena mau bagaimanapun, itu adalah tempat kita berproses selama empat tahun,” pesan Akung untuk para adik tingkatnya.

Reporter: Annisya
Editor: Destalia