Poltekesos, Journal367 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial (Hima Lindayasos) resmi dibentuk kepengurusannya pada Sabtu (24/04) dengan terpilihnya M. Idham selaku ketua Hima Lindayasos dan M. Taopik selaku wakil ketua. Hima Lindayasos dibina langsung oleh Kepala Prodi Lindayasos, Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang dihadiri oleh wakil dari tiap-tiap kelas yang memiliki hak suara untuk memilih dan mengajukan calon ketua dan wakil ketua Hima Lindayasos.

Rencana pembentukan Hima Lindayasos menurut Idham sudah mulai dirancang sejak tahun 2018 saat peluncuran Prodi Lindayasos sebagai program studi baru di Poltekesos Bandung. Namun, karena saat itu Prodi Lindayasos masih baru di Poltekesos, Hima Lindayasos tertunda sampai akhir tahun 2019 dan baru terealisasikan pada awal tahun 2020 dengan mengadakan Gathering Hima Lindayasos yang bertajuk “Share The Grown for The Growth” dengan maksud membagikan kedewasaan untuk pertumbuhan agar seluruh mahasiswa beserta dosen dapat saling berkolaborasi berbagi ilmu dalam mengembangkan keahlian untuk memajukan Prodi Lindayasos.

“Tujuan awal terbentuknya Hima ini adalah untuk mewadahi mahasiswa Prodi Lindayasos agar dapat berbagi pengetahuan, menjalin relasi, mempererat rasa kekeluargaan antar mahasiswa dari semua angkatan, dan yang terpenting adalah sebagai wadah untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa di bidang keilmuan,” jelas Ibu Lina saat diwawancarai secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu (28/04).

Adanya Hima berhubungan dengan penilaian akreditasi Poltekesos oleh BAN-PT yang memerlukan peran mahasiswa baik di bidang akademik maupun non akademik.  Hal ini didukung dengan adanya agenda kegiatan dari Hima Lindayasos yang akan segera direalisasikan pada tahun 2022 mendatang.

“Rencananya tahun 2022 nanti akan ada sejumlah agenda kegiatan seperti penelitian, penulisan jurnal, pengabdian masyarakat, serta seminar dalam lingkup nasional maupun internasional yang diharapkan setiap tahunya terdapat minimal lima mahasiswa yang berfokus pada lima profil lulusan Prodi Lindayasos yang akan melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut,” ujar Ibu Lina dengan antusias. Hal ini tentu mendapat dukungan dan antusias penuh dari seluruh mahasiswa Prodi Lindayasos, “Mereka sangat antusias. Semuanya dipermudah oleh mahasiswa jadi diharapkan nanti dalam empat tahun mendatang saat agenda kegiatan sudah terlaksana semua, hal itu bisa menunjang penilaian akreditasi lembaga dari sangat baik bisa meningkat menjadi perguruan tinggi yang unggul,” lanjutnya penuh harap.

Menurut Idham, pembentukan Hima Prodi dinilai penting sebagai wadah mahasiswa dalam mengembangkan potensi yang berfokus pada jurusannya. Ia menyatakan bahwa Prodi Lindayasos membutuhkan wadah organisasi untuk mahasiswa sebagai tempat untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang berfokus pada jurusannya.  Ia juga menambahkan terkait usulan agar Prodi lain segera menyusul untuk membentuk Hima Prodinya masing-masing, “Karena kita juga tidak bisa di kampus hanya sendiri yang memiliki Hima Prodi. Semua Prodi juga harus segera membentuk Hima dan Lindayasos sudah memulai sebagai pemantik Prodi lain untuk membentuk Hima Prodinya masing-masing,” pungkasnya.

 

Reporter : Rahma

Editor : Annisya dan Destalia