Poltekesos, Journal367 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Rehabilitasi Sosial (Hima Prodi Rehsos) telah melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) pada Minggu (20/2) untuk melanjutkan estafet kepengurusan organisasi dengan terpilihnya formatur dan mide formatur pada kepengurusan periode 2022 yang dilaksanakan melalui media Zoom Meeting.

Akbar Rafsanjani selaku Ketua Pelaksana Mubes menuturkan, bahwa proses Mubes perdana yang dihadiri oleh 60 mahasiswa dapat berjalan lancar meskipun masih ada beberapa kendala, baik secara teknis maupun saat proses pelaksanaannya. Namun, hal tersebut tetap bisa diatasi dan proses Mubes masih bisa dikategorikan lancar serta memenuhi syarat.

“Kendala pertama pastinya karena dasar hukumnya belum ada, karena kita (Hima Prodi Rehsos) juga masih terbilang baru. Jadi, dasar hukum mengenai AD/ART dan hal-hal lain itu belum ada sehingga tidak terdapat agenda revisi terkait AD/ART tersebut,” tutur Akbar saat diwawancarai via telewicara pada Sabtu (26/2).

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi penyebab adanya kendala tersebut, “Ada dua hal, yang pertama trigger dari kita dan trigger dari lembaga. Dari kita untuk waktu terbilang telat karena dari DPM terlampau lama dalam mengingatkan pelaksanaan Mubes dari setelah pelantikan mereka. Selain itu, kesibukan lembaga membuat waktu pelaksanaan Mubes menjadi ‘ngaret’. Terkait kendala internalnya antara lain, beberapa pengurus angkatan 2018 dan 2019 yang memiliki kesibukan di semester akhir yang menjadi kendala dalam berkomunikasi. Namun, Mubes tetap bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Akbar pun turut menyayangkan kurangnya antusiasme mahasiwa Prodi Rehsos terhadap pelaksanaan Mubes ini, “Mungkin karena mereka belum sadar tentang pentingnya himpunan ini dan hal-hal yang bisa dibranding dari Hima,” ungkapnya. Adapun kendala dalam proses penyebaran informasi atau sosialisasi menjadi penyebab beberapa orang mahasiswa masih belum mendapat informasi.

Pada akhir kegiatan, Hima Prodi Rehsos resmi menetapkan Desy Fitriarohmah sebagai formatur dan Reny Mella Sari sebagai mide formatur terpilih periode 2022 oleh perwakilan delegasi mahasiswa dari setiap kelas Prodi Rehsos. Inovasi baru berupa program-program yang akan dijalankan oleh Hima Prodi Rehsos periode 2022 akan terus didiskusikan oleh Desy dan Mella, “Pastinya program-program ini akan mendukung profil lulusan Prodi Rehsos nantinya,” ungkap Desy saat diwawancarai via pesan Whatsapp (22/2).

Oleh karena itu, sebagai wadah yang bergerak dalam bidang akademik, baik Desy maupun Akbar keduanya memiliki harapan yang sama. Mereka berharap Hima ini dapat turut aktif dan menjadi pemantik agar mahasiswa bisa lebih peka terhadap isu internal kampus serta menghadirkan kegiatan dalam rangka berbagi pengetahuan dan menjalin rasa kekeluargaan antarmahasiwa. Tidak lupa, Desy juga berpesan kepada segenap mahasiswa Prodi Rehsos untuk terus mendukung Hima Prodi Rehsos periode baru ke arah gerak yang lebih aktif dan berkualitas agar dapat memberi kebermanfaatan untuk mahasiswa itu sendiri.

“Mari terus dukung Hima Prodi Rehsos lebih aktif untuk melaksanakan proker yang akan dibuat, karena Hima Prodi Rehsos ini dibentuk dari mahasiswa Rehsos dan untuk mahasiswa Rehsos. Bersama dalam kontribusi, bergerak untuk bermanfaaat,” pungkas Desy dalam wawancaranya.

 

Reporter : Andina Dwi Handari

Editor     : Nur Fitriya Rakhmatika