Poltekesos, Journal367 — Telah terlaksana kegiatan launching calon UKM Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung dan pelantikan pengurus oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Bandung pada Minggu (27/3). Proses pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Bandung dan menetapkan Dwiky Alvin Akbar Alkautshar sebagai Ketua Umum HIPMI PT Poltekesos Periode 2022 serta menetapkan Rosilawati yang dibantu oleh Rani Kaniarani selaku pembina internal.

Kegiatan dilaksanakan secara online dengan jumlah peserta sekitar 60 orang yang terdiri dari pihak internal kampus yang dihadiri oleh pejabat struktural Poltekesos Bandung, serta pihak eksternal kampus yang dihadiri oleh Ketua BPC HIPMI Kota Bandung, Ketua Badan Otonom HIPMI PT Kota Bandung, dan perwakilan anggota HIPMI PT se-Kota Bandung.

HIPMI PT Poltekesos merupakan salah satu bagian dari HIPMI PT Kota Bandung yang saat ini telah memiliki 46 anggota dan pengurus. Dwiky mengungkapkan bahwa proses kegiatan berjalan dengan lancar, mendapat dukungan dan respon positif dari lembaga serta mendapat antusias dari para tamu undangan.

“Peserta terlihat antusias sekali, baik tamu undangan dari eksternal dan juga dari teman-teman internal,” tuturnya saat diwawancarai via WhatsApp pada Senin (28/3).

Selain itu, Epi Supiadi selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, mendorong HIPMI PT Poltekesos untuk segera melengkapi berkas-berkas persyaratan agar secepatnya menjadi UKM sehingga tahun ini HIPMI PT Poltekesos akan resmi menjadi UKM.

Diketahui sejak 30 April 2021, HIPMI PT Poltekesos telah disahkan oleh BPC HIPMI Kota Bandung. Menurut Dwiky, untuk saat ini tidak ada penetapan kriteria khusus bagi siapa saja yang ingin bergabung menjadi anggota HIPMI.

“Yang penting memiliki minat untuk menjadi pengusaha atau minat untuk mengembangkan usahanya. Disclaimer untuk saat ini di HIPMI PT Poltekesos masih seperti ini ya,” jelasnya.

Dwiky pun menjelaskan latar belakang yang mendasari terbentuknya UKM HIPMI PT Poltekesos,

“Pada saat itu, Dara Rizkia dan Naufal Dzaki selaku perintis HIPMI PT Poltekesos sekaligus mantan Presma dan Wapresma 2020 melihat tidak ada wadah bagi mahasiswa yang berminat di dunia usaha sehingga dibentuknya HIPMI PT Poltekesos menjadi sarana untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki minat serta keseriusan untuk menjadi pengusaha pada usia muda, belajar mengenal usaha, mempelajari dasar-dasar usaha, mengembangkan usaha serta memperluas relasi di dunia usaha,” ungkapnya.

Sejauh ini, banyak kegiatan yang telah dilakukan dengan berkolaborasi bersama beberapa pihak, seperti Disperindag Provinsi Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat. Adapun rancangan kegiatan yang telah disiapkan untuk satu tahun ke depan nantinya akan berfokus pada pengembangan dan penguatan pada usaha milik anggota serta menumbuhkan semangat berwirausaha kepada seluruh mahasiswa Poltekesos Bandung agar kelak menjadi lulusan yang lebih unggul dan lebih mandiri.

HIPMI PT Poltekesos juga telah menjalin kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Sejuta Cita Anak Muda Indonesia. Selain itu, diperkirakan dalam waktu dekat HIPMI PT Poltekesos akan bekerja sama dengan salah satu CSR besar di Indonesia.

“Harapan saya untuk HIPMI ke depannya tentu HIPMI benar-benar bisa menjadi wadah bagi mahasiswa Poltekesos Bandung yang berminat dalam dunia usaha, karena tiga pilar yang ada di dalam HIPMI PT Poltekesos yaitu mentoring, networking, dan financing yang bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan oleh seluruh anggota sehingga output dan outcomenya nanti  lingkungan sekitar bisa merasakan kebermanfaatan nyata dari hadirnya entrepreneur dan sociopreneur dari Poltekesos Bandung sebagai kampus Pekerja Sosial tertua di Indonesia,” ujar Dwiky.

 

Reporter: Andina Dwi Handari

Editor: Nur Fitriya Rakhmatika