Nasional, Journal367 — Dalam upaya diseminasi informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kegiatan yang akan digelar pada Hari Museum Indonesia (Harmusindo) tahun 2022, para insan media menghadiri acara Konferensi Pers yang diselenggarakan pada Rabu (21/9) di Museum Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

Acara dihadiri oleh para pimpinan stasiun TV maupun radio yang ada di kawasan Jawa Barat, para pimpinan redaksi media cetak/kantor berita di Jawa Barat, hingga beberapa bagian dari media pers atau radio mahasiswa se-Bandung Raya. Dihadapan insan pers, Kepala UPT Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) sebagai Ketua Organizing Committee menjelaskan bahwa peringatan Hari Museum Indonesia (Harmusindo) yang jatuh pada 12 Oktober 2022 akan digelar di pusat Kota Bandung dengan mengusung tema “Museum sebagai Sumber Inspirasi Bangsa (Inspiring Museum)”.

“Tema tersebut dilatarbelakangi oleh kesadaran akan pentingnya museum untuk mampu bangkit kembali setelah kurang lebih dua tahun menutup pintu, lantaran menghadapi masa pandemi,” jelas Dahlia Kusuma selaku Kepala KAA dalam konferensi pers.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Harmusindo yang dituan rumahi oleh Asosiasi Museum Daerah (AMIDA) Jawa Barat ini terdapat beberapa rangkaian acara yang terdiri dari pre-event, main event, dan closing event yang akan berlangsung pada Minggu terakhir September hingga Oktober 2022. Kegiatan ini seluruhnya akan digelar di kawasan Kota Bandung dengan melibatkan sejumlah pihak.

Kegiatan pre-event ini meliputi tiga acara workshop, yakni edukator, fotografi, dan vlog yang akan digelar secara hybrid sehingga kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat luas secara daring. Workshop akan mulai digelar pada Senin (26/9) untuk workshop edukator dilaksanakan di Gedung Merdeka, sedangkan pada Sabtu (1/10) untuk workshop fotografi dan vlog di Galeri NuArt dengan mengundang narasumber ternama.

“Semoga workshop ini bisa diikuti oleh kalangan muda dan harapannya dapat menghasilkan karya sekaligus promosi permuseuman di Indonesia, sehingga nantinya hasil vloging dan fotografi dari peserta akan kami nilai dan hasil yang terbaik akan kami berikan apresiasi,” tutur Dahlia.

Tidak hanya workshop, kegiatan akan berlanjut pada Minggu (9/10), yakni Museum Treasure Hunt atau acara perlombaan berkonsep fun learning yang terbuka untuk peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan umum untuk mengunjungi sejumlah museum, monumen, dan situs bersejarah di Kota Bandung. Dalam acara itu, peserta berlomba menyelesaikan tantangan yang menarik dan berusaha menemukan jawaban di setiap lokasi yang dikunjunginya.

Selanjutnya, untuk kegiatan main event, yakni acara seremonial peringatan Hari Museum Indonesia pada Jumat (14/10), dan Festival Museum Indonesia pada Sabtu (15/10) serta ditutup dengan puncak acara, yakni Talkshow Pemuda “Museum Zaman Now” pada Minggu (18/10) di Museum Konferensi Asia Afrika.

Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Asosiasi Museum Indonesa (AMI), Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Jawa Barat, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, dan Museum Konferensi Asia Afrika.

 

Reporter          : Rahmawati Rukman Putri

Editor              : Nur Fitriya Rakhmatika